Rasanya baru kemarin aku lulus dari SMP,
Rasanya baru kemarin aku bergurau dan bertegur sapa dengan kawan kawan lamaku di Sekolah Menengah Pertama.
Rasanya baru kemarin aku mendaftar Di SMK.
Rasanya baru kemarin aku di Ospek kakak Osis.
Rasanya baru kemarin aku bertemu dan berkenalan dengan teman-teman baru
dari berbagai suku, tempat tinggal, dan berbagai sifat karakter.
Namun tak terasa,
Seiring dengan gelak tawa dan canda gurau.
kini aku bukan lagi anak baru,
kini aku sudah menjadi kakak kelas,
di tingkat paling tinggi di jajaran Menengah Atas.
menjadi panutan bagi adek-adek kelas.
dan tak lama lagi meninggalkan sekolah ini.
bergabung bersama kakak kakak kelasku yang sebelumnya di universitas pilihan.
di kota pilihan.
Teman..
kuharap setelah kita lulus kelak, jangan ada jarak diantara kita.
janganlah seperti orang lain,
ingatlah saat kita bergurau, bercanda, berkelahi, dan berselisih argumen.
saat kelak kita bertemu dijalan,
tegurlah aku, sapalah aku,
berguraulah bersamaku saat kita masih satu sekolah,
mungkin kelak kita sudah tidak satu naungan lagi,
tidak saling bertemu dalam tempat yang sama.
tapi pertemanan kita mungkin gak cuma sebatas itu saja,
jauh dalam dan lebih bermakna dari sekedar pertemuan.
bertemu dan berteman, dari yang sebelumnya bukan siapa siapa.
berteman dan bergurau, dari yang sebelumnya malu malu tuk bersapa sapa.
berteman dan berpacaran dari yang sebelumnya salik cuek cuekan,,
kenangan kita sangat banyak,
dari pertemuan 3 tahun yang sangat singkat,
pelajaran, kedewasaan dan arti kesetiakawanan sudah kita temukan dan pelajari,
caci maki bukan sebagai dendam dihati,
tapi kenangan manis sebagai ejekan masa muda kawan kawan sepantaranku,
kelak saat kita dewasa dan memiliki anak,
aku ingin kita bertemu lagi,
mengenalkan anak anak kita.
agar berteman layaknya Kau dan Aku
Teman...
(by : Shandy Moccha Zee)
